Rumpon adalah salah
satu teknologi yang berfungsi mengumpulkan ikan pada suatu perairan untuk
memudahkan penangkapan ikan dengan alat tangkap yang sesuai, karena posisi
daerah penangkapan telah diketahui sejak dini (Hikmah et al., 2016). Samples dan Sproul
(1985) menyatakan bahwa tertariknya ikan di sekitar rumpon disebabkan karena
beberapa faktor antara lain: 1) rumpon sebagai tempat berteduh (shading place) untuk beberapa jenis ikan
tertentu; 2) rumpon sebagai tempat mencari makan (feeding ground), 3) rumpon sebagai substrat untuk menempatkan
telur, 4) rumpon sebagai tempat berlindung dari serangan ikan predator dan 5)
rumpon sebagai tempat titik acuan navigasi (meeting
point) bagi ikan-ikan yang beruaya.
Fungsi, Manfaat dan Kerugian Penggunaan Rumpon
👉Fungsi
rumpon sebagai alat bantu dalam penangkapan ikan adalah sebagai berikut :
1. Sebagai
tempat konsentrasi ikan agar lebih mudah ditemukan & menangkapnya
2. Sebagai
tempat berlindung bagi ikan dari pemangsanya
3. Sebagai
tempat memijah bagi ikan.
4. Banyak
ikan2 kecil & plankton yang berkumpul di sekitar rumpon dimana
ikan & plankton tersebut
merupakan sumber makanan bagi ikan2 besar.
👉Sedangkan
manfaatnya adalah :
1. Memudahkan
nelayan menemukan tempat untuk mengoperasikan alat tangkapnya.
2. Mencegah
terjadinya destruktif fishing, akibat penggunaan bahan peledak dan bahan
kimia/beracun.
3. Meningkatkan
produksi dan produktifitas nelayan.
👉Kerugian pemakaian rumpon :
1. Dapat menyebabkan konflik bila pemasangan
rumpon yang tidak tepat
2. Dapat menjadi sebuah ekosistem bila rumpon
ditinggal di laut
3. Bila Sudah menjadi habitat/ekosistem, ikan-ikan kecil
yang berada disekitar rumpon dapat tertangkap
4. Sisa rumpon dapat jadi sampah di laut
5. Rumpon yang terbuat dari bahan kimia dapat
menyebabkan kematian pada ikan.
Beberapa jenis
teknologi rumpon yang telah dikembangkan seperti rumpon portable, rumpon hidup (BioFAD), rumpon laut dalam (fish apartement), rumpon cumi-cumi,
rumpon lampu (auto-lion) dan rumpon
ijuk merupakan hasil pengembangan teknologi rumpon modern.
Diskusi Singkat :
Kerugian pemasangan rumpon juga perlu diperhatikan, dari aspek fungsi rumpon sangat bermanfaat bagi nelayan
kita karena dengan makin
majunya rumpon telah menjadi salah satu alternatif untuk menciptakan
daerah penangkapan buatan & manfaat keberadaannya cukup besar. Sebelum
mengenal rumpon, nelayan menangkap ikan dengan cara mengejar ikan atau
menangkap kelompok ikan di laut, kini dengan makin berkembangnya rumpon maka
pada saat musim penangkapan, lokasi penangkapan menjadi pasti di suatu
tempat. Dengan telah ditentukan daerah penangkapan maka tujuan penangkapan oleh
nelayan dapat menghemat bahan bakar, karena mereka tidak lagi mencari dan
menangkap kelompok renang ikan dengan menyisir lautan yang luas. Sebenarnya tidak ada
kerugiannya pemakaian rumpon ini apabila kita mengerti apa fungsi pemakaian
rumpon tersebut sehingga nelayan kita dapat menangkap ikan yang berkelanjutan. Perkembangan
teknologi konstruksi rumpon dapat dibuat dengan memodifikasi komponen utama atau
membuat kontruksi baru sesuai tujuan dan fungsi rumpon (Kholis et al., 2020).
Referensi :
Hikmah, N., Kurnia, M.,
& Amir, F. (2017). Pemanfaatan Teknologi Alat Bantu Rumpon Untuk
Penangkapan Ikan Di Perairan Kabupaten Jeneponto. Jurnal IPTEKS Pemanfaatan
Sumberdaya Perikanan, 3(6), 455-468.
Kholis, M. N., Amrullah, M. Y., Martasuganda, S., & Saputra, F. (2020). Studi Rancang Bangun Kontruksi Rumpon Lubuk Larangan di Kabupaten Bungo Provinsi Jambi. PELAGICUS, 1(2), 71-81.
Samples KC, Sproul
JT. 1985. Fish Aggregating Devices and Open-Access Commercial Fisheries: A
theoretical Inquiry. Bulletin Mar. Sci. (37): 305-317.

Comments
Post a Comment